Showing posts with label Shalat. Show all posts
Showing posts with label Shalat. Show all posts

Cara Mengerjakan Shalat Tahajud Dengan Do'a Dan Niat Terlengkap


 Cara Sholat Tahajud Lengkap Berikut Niat Dan Do'a Shalat Tahajud

Para pembaca yang di Rahmati Allah Subhanahu Wata'ala, Pernahkan kalian bertanya tentang bagaimana Tatacara melakukan ibadah sholat tahajud ? Ya, santripiss akan mencoba menjelaskan cara sholat TAHAJUD dan berikut penjelasan, cara, dan faedah shalat tahajud.

Siapa dari pembaca yang pernah bertanya seperti ini.

Bagaimana sih niat sholat tahajud ?
bagaimana do'a sesudah shalat tahajud ?


Keterangan Nabi Muhammad Tentang Shalat Tahajud adalah:

  • Sarana Meraih Keridhoan Allah SWT
  • Kecintaan Para Malaikat
  • Cahaya Pengetahuan
  • Pokok Keimanan
  • Istirahat Untuk Tubuh
  • Kebencian Setan
  • Sarana Terkabulnya Do'a
  • Sarana Diterimanya Amal
  • Keberkatan Bagi Rezeki
  • Syafaat Antara Yang Melaksanakan Dan Malaikat maut
  • Cahaya Di Kuburan
  • Jawaban Bagi Munkar Dan Nakir
  • Teman Dan Penjenguk Di Kubur Hingga Hari Kiamat
  • Menjadi Pelindung Bagi Pelaksananya
  • Penghalang Antaranya Dan Neraka
  • Pemberat Timbangan Kebaikan
  • Ijin Melewati Jembatan Shirathal Mustaqim
Allah Berfirman :

“Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah mudahan Allah mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)


"Pada tiap malam Tuhan kami Tabaroka wa Ta’ala Turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga
malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeruku, akan Aku perkenankan seruannya.
Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepadaku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Shalat Tahajud adalah

Shalat yang diwajibkan kepada Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam sebelum turun perintah shalat wajib 5 waktu. Shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam bersabda :

“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”
(HR Tirmidzi)

Bersabda Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam :

“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam”
( HR. Muslim )

Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud: Kapan afdholnya sholat Tahajud dilaksanakan ?
Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Laill ) Ditetapkan Sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, Yaitu :
  • Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
  • Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
  • Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 - Subuh )
Menurut keterangan Yang Sohih,
Saat Ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir.

Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar :
“ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”

Sahabat Abu Dzar menjawab :
“Aku telah bertanya kepada Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.”

Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.”
(HR Ahmad)

Bersabda Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada الله, niscaya الله akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.”
( HR Muslim )

Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam bersabda :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabbaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.

Allah Berfirman :
“ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepadaku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.”
( HR Bukhari dan Muslim )

Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :

Shalat Malam (Tahajud) Tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 (Dua) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( Sebelas ) raka’at atau 13 ( Tiga belas ) raka’at, dengan 2 (Dua) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiah) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 (Dua) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam :

“ Shalat malam itu, dua-dua.”
( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )

Adapun Kaifiah yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, Bahwasannya :
Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :
  • 2 raka’at shalat Iftitah.
  • 8 raka’at shalat Tahajud.
  • 3 raka’at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286.

Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut Tidak Hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.

Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam bersabda :

“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air.”
(HR Abu Daud)

Bersabda Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam :
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”
(HR Abu Daud)

Keutamaan Shalat Tahajud :

Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut,
Rasulullah Rasulullah Shollallohu A'laihi Wasallam suatu hari bersabda :

“Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
Sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”

5 Keutamaan Di Dunia Adalah :
  1. Akan dipelihara Allah dari segala macam bencana.
  2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
  3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.
  4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
  5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
4 Keutamaan Di Akhirat Adalah :

  1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
  2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
  3. Ketika menyebrangi jembatan Shirothol Mustaqiim,
  4. Bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
  5. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.

Sedangkan Senjata Utamanya Sebetulnya Adalah :

Dikerjakan dengan Ikhlas, Tanpa adanya pamrih apapun jenisnya. Melainkan Hanya mengharapkan Keberkahan dan Keridhoan Allah.
JIka muncul pertanyaan "bagaimana melaksanakan tahajud tanpa tidur terlebih dahulu"
Silahkan Baca : Melaksanakan Shalat Tahajud Tanpa Harus Tidur

Semoga Bermanfaat Untuk Para Pembaca Sekalian, Silahkan Di Share Ke Sosial Media Pembaca
dan semoga dapat merasakan nikmat istiqomah dalam menjalankan tahajud.

santripiss 

Melaksanakan Sholat Tahajud Tanpa Harus Tidur Bolehkah ?


 Melaksanakan Sholat Tahajud Tanpa Harus Tidur Bolehkah ?


Saudara Muslim yang di Rahmati Allah Subhanahu wata'la

Shalat sunnah yang berat bagi umat muslim adalah Tahajud. mengingat waktu shalat nya berbeda dgn shalat shalat yang lain. tapi itu semua tidak menjadi halangan atau kendala bagi saudara saudara muslim yang beriman yang ingin menambah kualitas ibadahnya dan senantiasa taat kepada Allah subhanahu wa ta'ala yang selalu Ikhlas hanya mengharap Ridho allah semata.

Dalam kesempatan kali ini santripiss akan ulas sediki mengenai apasih itu Tahajud dan boleh apa tidak melaksanakan Sholat Tahajjud tanpa tidur malam terlebih dahulu?
Baiklah. Perlu kita pahami, bahwa tahajud dalam arti bangun dari tidurnya,

Dalam hal ini ulama mengkiaskan bahwa tahajud adalah sholat yang dilakukan setelah bangun dari tidur malam. Atau bangun dimalam hari guna mendekatkan diri kepada Allah.

Namun bagaimana dengan mereka yang tidak bisa tidur malam? atau bolehkah melaksanakan tahajud tanpa tidur terlebih dahulu?

Tahajjud menurut bahasa : daf’un naum bitaklif (meninggalkan tidur dengan memaksakan diri) Scara fiqih : sholat setelah tdr malam.

Syarat tahajud memang harus Sesudah tidur, tapi apabila ada seseorang mengerjakan sholat tahajud sebelum tidur, maka shalatnya sah, termasuk sholat nafl mutlaq. Sebagaiman sayidina ali zainal abidin, solat 1000 rakaat malam hari, itu adalah shalat nafl mutlaq, bebas mau berapa rakaat
Dalilnya : "afdolus sholati ba’dul faridhoh sholatul lail (sohih muslim) ” sebaik-baiknya sholat setalah yang fardu adalah sholat malam ”

"Inna fi lail- li sa’atan la yuwafiquha rojulun muslimun yas alullaha ta’ala khoiron min amrid dunya wal akhirah illa a’tohu iyyau wa dzalika kulla lailah"

Artinya : dimana ada waktu pada malam hari, siapa dari kalian yang bertepatan meminta atau berdoa kepada Allah baik urusan dunia atau akhiraat, niscaya Allah akan berikan ”

Begitu pula dalil : "hina yabqo tsulusul lail akhir, fayaqul : man yad u’ ni fa astajiba lahu, wa man yas aluni fa u’ tiyahu, wa man yastaghfiruni fa aghfirulahu"

Artinya: Dan bila datang sepertiga malam, Allah berfirman : barang siapa yang berdo'a kepadaKu maka aku kabulkan, dan siapa yang meminta kepadaku, maka Aku akan berikan. Dan siapa yang meminta pengampunan Aku ampuni. Disitu tidak di saratkan tidur dari hadis2 keutamaan ibadah malam hari..

Islam itu Mudah tidak mempersulit, jadi janganlah mempersulit, Mulailah belajar

Sesuai firman Allah ta'ala yang artinya : "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu. Semoga tuhanmu mengangkat kamu ketempat yang terpuji"
QS: Al Isra ayat 79

Dan juga Ayat Allah ta'ala yang Artinya:
"Tubuh-lambung mereka jauh dari tempat tidurnya ( dmana saat itu banyak org yg menikmasti tidur malam), sedangkan mereka berdoa kepada Tuhannya, dengan rasa takut dan berharap"
QS: As Saajdah 16

Dan hadits Rasullallah salallahu 'alaihi wasallam:
Dari Aisyah r.a menjelaskan: bahwasanya Nabi SAW mendirikan sholat pada malam hari, hingga membengkak kakinya, lalu Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah SAW : mengapa engkau melakukan semua ini Ya Rasulullah, sementara bukankah Allah telah mengampuni dosa dosamu yg terdahulu dan akan datang? Rasul SAW menjawab: apakah saya tidak lebih baik menjadi seorang hamba yang bersyukur
( HR.Bukhori dan Muslim) begitu juga hadis yang sama di riwayatkan dari Mughiroh bin Syu’bah.

Di hadis lain di riwayatkan dari Ali Bin Abi Thalib r.a: bahwasanya Nabi SAW mengetuk pintu rumahnya seraya beliau berkata kepadanya dan Fatimah : apakah kalian tidak sholat malam?
( Hr.Bukhori dan Muslim)

Melihat riwayat lain dan Ibn Mas’ud r.a: Bahwasanya ia sholat bersama Rasul SAW pada malam hari, dimana Rasul SAW sholat yang amat panjang sekali, hingga dalam diriku berfikir sesuatu hal yg buruk, lalu ditanyakan kpdnya apa yang difikirkan saat itu? Ibn mas’ud menjawab : saya ingin duduk dan meninggalkannya.
( Hr.Bukhori dan Muslim)

Melihat dari Ayat serta beberapa hadis tersebut amat dianjurkan bagi mereka yang bangun pada malam hari melakukan sholat malam, bahkan Rasul sendiri memberikan contoh sholat yang amat panjang, dan di contoh lain membangunkan anak dan menantu beliau guna sholat malam.

Dengan ayat Allah ta'ala dan hadits Rasullallah sallallahu 'alaihi wa sallam tersebut di atas sebelum melaksanakan Shalat Sunnah Tahajud di anjurkan untuk tidur terlebih dahulu. tidak harus tidur dalam waktu yang lama.tidur sebentar pun ketika terbangun kita bisa melaksanakan Qiyamullail ber Tahajud menghadap Allah Subhanahu wa ta'ala.

Jadi siapapun yang terbangun dimalam hari silahkanlah ia melakukan sholat, sesungguhnya mendekatkan diri kepada Allah saat orang lain tidur akan lebih baik drajatnya disisi Allah,

Adapun bila mampu untuk tidur terlebih dahulu maka lakukan, kalau memang tak bisa tidur maka lakukanlah, sesungguhnya Allah tidak ingin menyulitkan hamba-Nya, jadi jangan mempermasalahkan sudah tidur atau belum. Tapi masalahkanlah sudah sholat apa belum.

Wallahu A’lam

Kebenaran datangnya Dari Allah dan Milik Allah Ta'ala, kalau ada kekeliruan itu semata mata dari saya karena masih belajar.

Mari kita semua berdoa memohon kepada Allah subhanahu wa ta'ala supaya di mudahkan serta di lancarkan dalam urusan beribadah baik yang wajib maupun yang sunnah. di jaukan dari bisikan syaiton yang menjerumuskan kesesatan. Amin ya Rabball'alamin.

Tambahan: Perbaiki dahulu yang  fardhu jika masih ada yang tertinggal, dan laksanakan lah ibadah sunnah jika melaksanakan yang fardhu sudah bagus dan tidak melalaikannya.

 Dan Baca Juga : Cara Mengerjakan Shalat Tahajud Dengan Do'a Dan Niat Terlengkap



santripiss

Do'a Slolat Dhuha Lengkap Dengan Tata Cara Sholat Dhuha


SHALAT DHUHA - Apakah kalian Sering bertanya tanya tentang Bagaimana melakukan Shalat dhuha, Doa Shalat Dhuha, Tata cara shalat dhuha, atau Bertanya waktu shalat dhuha. 
Disini santripiss ingin berbagi Tata cara melaksanakan shalat dhuha Lengkap! Smoga bermanfaat dengan
adanya postingan ini. Silahkan Di Simak Dibawah Ini

Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik.

Kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah roka'at shalat dhuha bisa dengan 2 roka'at ,4 roka'at ,8  atau 12 roka'at. Dan dilakukan dalam satuan 2 roka'at sekali salam. Abu Hurairah r.a berkata:  "kekasihku Rasulullah SAW berpesan kepada saya supaya berpuasa tiga hari tiap-tiap bulan (puasa ayyaaamul biidh tgl 13, 14 dan 15 di bulan-bulan Hijriyah), dan Shalat Dhuha dua raka'at dan Shalat witir sebelum tidur" (HR. Bukhari dan Muslim).

Aisyah r.a berkata: "Rasulullah S.A.W biasa melaksanakan Shalat Dhuha  4 roka'at, dan kadang-kadang melebihi dari itu sekehendak Allah". (HR. Ahmad, Muslim dan Ibnu Majalah).

Dalam riwayat lain:  "Bahwa Nabi SAW mengerjakan Shalat Dhuha sebanyak 8 roka'at dan tiap-tiap 2 roka'at bersalam". (HR. Abu Daud)

Dari Anas r.a ia berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang Shalat Dhuha 12 roka'at, niscaya Allah akan dirikan gedung baginya di surga". (HR. Turmudzi)

Adapun di antara fadhilah (keutamaan) Shalat Dhuha adalah sebagai pengganti shodaqoh, diampuni dosa-dosa orang yang menjalankan dan diluaskan rizkinya.

Rasulullah bersabda : "Siapa saja yang dapat mengerjakan Shalat Dhuha dengan langgeng akan diampuni diampuni dosanya oleh Allah, sekali dosa itu sebanyak busa lautan". (HR. Turmudzi)

Dalam hadist Qusdi, Nuwas bin Saman r.a menuturkan bahwa Nabi SAW bersabda: " Allah Azza wa Jalla berfirman: Wahai Anak Adam, jangai sekali-kali engkau malas mengerjakan empat roka'at pada waktu permulaan siang (yakni Shalat Dhuha), nanti pasti kucukupkan kebutuhanmu pada sore harinya." (HR. Hakim dan Thabrani)

Dari Abu Dzar r.a. Bahwa Rasulullah SAW bersabda : "hendaklah masing-masing kamu tiap-tiap pagi bershadaqah untuk persendian badannya. maka itap kali bacaan tasbih bacaan tasbih (subhanallah) itu shadaqah, tiap tahmid (alhamdulillah) itu shadaqah, setiap tahlil (laa ilaaha Illallah) itu shadaqah, menyuruh kebaikan dan melarang kejahatan itu shodaqoh, dan sebagai ganti itu semua, cukuplah mengerjakan shalat dhuha 2 roka'at". (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Daud)

Demikianlah fadhilah Shalat Dhuha, adapun tata cara melaksanakan shalat ini seperti shalat sunnah lainya, dengan salam 2 roka'at.


WAKTU SHALAT DHUHA

"Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena teriknya matahari". (HR. Muslim).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Dalam Kitab Riyadush Shalihin menjelaskan bahwa sholat yang dimaksud adalah sholat Dhuha.

Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan sholat Dhuha adalah ketika matahari sudah terik.

Anak-anak unta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00 AM, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.

NIAT SHALAT DHUHA

Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram :

Ushallii sunnatadh-dhuhaa rok'ataini lillaahi ta'aalaa.´
Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta'alaa.´

TATA CARA SHALAT DHUHA
  • Membaca doa Iftitah
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca satu surat didalam Al-Quran - Surat Asy-Syams - Surat Al-Lail - Surat Adh-Dhuha - Surat Al Insan - (Atau surat Al-Quran yg lainnya)
  • Ruku' dan membaca tasbih tiga kali
  • I'tidal dan membaca bacaanya
  • Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  • Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya
  • Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  • Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali

Ayat-ayat yang paling baik dibaca dalam shalat dhuha:

Surat al-Waqi'ah, surat Asy-Syamsi, surat Adh-Dhuha, surat al-Kafirun, surat al-Quraisy, surat al-Ikhlas, dsb. Cara mengerjakan shalat dhuha sama seperti mengerjakan shalat fardhu, baik bacaan maupun cara mengerjakannya.


DOA YANG DIBACA SETELAH SHALAT DHUHA

Allahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, walbahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuk, Allahumma inkaana rizqi fis samma-i fa-anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana muassiran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqi duhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-sholihiin.

Artinya:

Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU,
dan keagungan itu adalah keagunganMU,
dan keindahan itu adalah keindahanMU,
dan kekuatan itu adalah kekuatanMU,
dan perlindungan itu adalah perlindunganMU,
Ya Allah, jika rizkqiku masih ! di atas langit, maka turunkanlah,
jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah,
jika masih sukar, maka mudahkanlah,
jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,
jika masih jauh, maka dekatkanlah,
Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU,
limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.
Amiin Ya Robbal Alamiin


MANFAAT SHALAT DHUHA


Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

"Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat maka akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (HR. Ath Thabarani)

Dari Abu Darda r.a, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:

Allah ta`ala berkata: "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: 'Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi'arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika

(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: "Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu")

"Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan". (HR Tirmidzi)



ANJURAN SHALAT DHUHA

Dari Aisyah, ia berkata:

"Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri mengerjakannya".

Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan sebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya.

Beliau berbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib (fardhu).


Demikian Postingan Artikel Kali Ini mudah mudahan bermanfaat untuk semua yang singgah ke blog kecil ini.
Silahkan share ke sosmed melalui tombol dibawah, disamping jika posting ini bermanfaat untuk disebarkan, dan Silahkan meninggalkan komentar dibawah :)

Santripiss